Megawati Keluhkan Menu MBG ke Prabowo: Kok Makanannya Itu-itu Saja

2026-08-12 HaiPress

JAKARTA, iDoPress - Presiden ke-5 Republik Indonesia sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengaku pernah mengeluhkan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang itu-itu saja ke Presiden Prabowo Subianto.

Menurut Megawati, menu MBG yang dibagikan setiap harinya dapat dibuat lebih variatif karena ada banyak daerah di Indonesia yang punya makanan khasnya masing-masing, misalnya rendang.

“Ini saya bilang pada Pak Prabowo urusan MBG, saya bilang sebagai Ibu lho. Saya sama beliau itu temanan sudah zaman dulu. Mas, makanannya saya lihat kok itu-itu saja toh yo. Lho mbok ya kan daerah kita ini macam-macam ya, mbok ya ada rendang sekali-kali,” ujar Megawati, dikutip dari kanal YouTube BPIP, Rabu (12/8/2026).

Megawati menyampaikan hal itu saat berpidato dalam acara Ekspos Naskah Sumber Arsip Dasar Negara II: Masa Reses dan Sidang Kedua Badan Penyelidik Usaha-usaha Kemerdekaan (BPUPK) 10 s.d. 17 Juli 1945 yang digelar Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) pada Senin (10/8/2026) lalu.

Megawati menilai keberagaman daerah di Indonesia seharusnya dapat tecermin dalam makanan yang diberikan melalui program MBG.

Dia kemudian kembali menegaskan bahwa menu makanan dalam program tersebut menurut pandangannya masih terlalu seragam.

“Benar dong kan cuma itu-itu saja toh?” ucap Megawati.

Dalam pidatonya, Megawati juga menyinggung persoalan stunting pada anak.

Dia mengingatkan para ibu-ibu agar lebih memperhatikan kebutuhan anaknya.

“Sekarang ini kan anak-anak banyak yang dirundung. Saya sampai mikir, Ibu-Ibunya ke mana ya?” kata Megawati.

Megawati kemudian menyinggung kebiasaan sebagian ibu yang ia nilai terlalu memperhatikan penampilan.

“Dulu kalau di partai saya saya bilangnya, 'Sudah Bu, Ibu enggak usah dandan deh pakai glowing-glowing kayak gitu. Lupa deh anaknya mestinya kan dibuat stuntingnya hilang,'” ujar dia.

Megawati mengatakan, perhatian terhadap anak tidak cukup hanya melalui penampilan orangtuanya.

Menurut dia, orangtua juga perlu memperhatikan kondisi dan kebutuhan anak.

iDoPress berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung iDoPress Plus sekarang

Penafian: Artikel ini direproduksi dari media lain. Tujuan pencetakan ulang adalah untuk menyampaikan lebih banyak informasi. Ini tidak berarti bahwa situs web ini setuju dengan pandangannya dan bertanggung jawab atas keasliannya, dan tidak memikul tanggung jawab hukum apa pun. Semua sumber daya di situs ini dikumpulkan di Internet. Tujuan berbagi hanya untuk pembelajaran dan referensi semua orang. Jika ada pelanggaran hak cipta atau kekayaan intelektual, silakan tinggalkan pesan kepada kami.