2026-08-11
HaiPress

DEPOK, iDoPress - Polda Metro Jaya menggelar rekonstruksi kasus dugaan pembunuhan sekaligus mutilasi pria bernama Kunaefi (51) yang dilakukan seorang pelaku bernama Saepullah (26).
Rekonstruksi berlangsung di rumah kontrakan pelaku di Jalan Belimbing, Cipayung Raya, Depok, Jawa Barat, pada Selasa (11/8/2026) mulai pukul 11.12 WIB.
Dalam rekonstruksi ini polisi menghadirkan pelaku ke tempat kejadian perkara (TKP) untuk menunjukkan rincian reka adegan pembunuhan.
Saepullah hadir bersama polisi sekitar pukul 11.05 WIB dengan mengenakan baju tahanan berwarna orange, masker, dan celana pendek hitam.
Pelaku datang dengan posisi tangan terikat kabel tis dan membawa obat bernama Telado dalam kemasan berwarna putih ungu di tangannya.
Namun belum dapat dipastikan apakah obat ini berhubungan dengan pembunuhan atau tidak.
Untuk diketahui, Telado adalah obat antiretroviral (ARV) kombinasi yang digunakan untuk mengendalikan dan mengobati infeksi Human Immunodeficiency Virus (HIV) dan mencegah berkembang menjadi AIDS.
Sampai saat berita ini ditulis, proses rekonstruksi masih berlangsung.
Garis polisi mengitari gerbang rumah kontrakan pelaku dan jalanan di depan kontrakan tersebut.
Kehadiran polisi dan pelaku memancing kerumunan warga yang penasaran akan proses rekonstruksi.
Sebelumnya diberitakan, potongan jasad Kunaefi ditemukan di tanah kosong Kavling Depkes di Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, Selasa (4/8/2026) sore.
Tubuh korban mencuat ketika karung beras yang digunakan untuk menutupi jasad ikut terbakar oleh salah seorang warga yang mengira karung tersebut sebagai sampah yang dibuang sembarangan.
Penemuan jasad ini membuat geger.
pelaku bernama Saepullah lalu ditangkap polisi pada Rabu (5/8/2026) dini hari.
iDoPress berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung iDoPress Plus sekarang