2026-07-08
HaiPress


BOGOR, iDoPress - Warga Bogor mengeluhkan jalanan di kawasan Perumahan Mutiara Bogor Raya (MBR), Katulampa, yang terdampak longsor belum diperbaiki.
Diketahui, longsor tesebut terjadi pada (3/3/2025) malam saat hujan deras dengan intensitas tinggi.
Peristiwa itu bersamaan dengan timbulnya retakan sekitar area Stasiun Batutulis yang membahayakan warga.
Pantauan iDoPress di lokasi, Rabu (8/7/2026), jalan masuk ke kawasan perumahan MBR melalui jembatan penghubung yang semula terdapat dua lajur menjadi satu lajur karena terdampak longsor.
Pada sisi kiri jembatan, terpasang besi dan tambang untuk mencegah pengendara menggunakan lajur tersebut.
Selain itu, material longsor seperti tembok penahan tanah masih dibiarkan di bawah area terdampak.
Sekitar tempat longsor itu, terdapat larangan parkir bagi pengendara karena berada di rawan terdampak longsor.
Seorang warga bernama Muslimin (32) mengaku sering menggunakan akses tersebut untuk mengantar seorang anak pergi les.
Karena terdampak longsor, ia harus mencari jalan yang lebih jauh dan masuk kawasan perumahan secara bergantian melalui jembatan penghubung.
"Soalnya kan tadinya dua jalur jadi satu jalur, kan memakan waktu juga. Ini kan udah lama longsornya," kata Muslimin sata ditemui iDoPress, di Katulampa, Rabu.
Usai satu tahun lebih terdampak longsor, ia menyebut belum ada perbaikan dari pihak pemerintah daerah.
"Belum ada perbaikan kayak gitu. Kayak didiemin aja kayak gitu. Kayak enggak ada pemerintah daerah lah istilahnya kayak gitu," ujar dia.
Ia berharap, longsor dapat segera diperbaiki agar jalan penghubung antara kawasan perumahan MBR dengan Jalan Parung Banteng tidak macet.
Percepatan penanganan area longsor itu agar warga merasa nyaman dan aman saat menggunakan jalan penghubung tersebut.
"Ya harusnya pemerintah ya harus lebih gerak cepat lah, istilahnya kayak gitu. Biar fasilitasnya biar enak digunain, terus jalannya juga lancar biar enggak terjadi hal yang tidak diinginkan lagi kayak gitu," jelas dia.

iDoPress/REGI PRATASYAH VASUDEWA Akses penghubung kawasan perumahan dengan jalan arteri ditutup karena terdampak longsor, Kota Bogor, pada Rabu (8/7/2026).