Ketum TP PKK Ajak Pengurus dan Kader Perkuat Literasi Keuangan Keluarga

2026-06-10 HaiPress

iDoPress – Ketua Umum (Ketum) Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Tri Tito Karnavian mengajak para pengurus dan kader PKK untuk meningkatkan pemahaman mengenai literasi keuangan sebagai bekal dalam mengelola keuangan keluarga secara bijak dan tepat guna.

Menurut Tri, kemampuan literasi keuangan semakin penting di tengah derasnya arus informasi dan perkembangan berbagai produk jasa keuangan yang dapat dimanfaatkan masyarakat.

“Mudah-mudahan dengan literasi ini, pemahaman ini, kita bisa menambah wawasan agar kita bisa juga menyesuaikan ini dengan informasi-informasi tentang keuangan yang ada saat ini,” ujar Tridalam rilis pers yang diterima iDoPress, Rabu (10/6/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan Tri pada acara Edukasi Keuangan bagi Perempuan dalam Rangka Bulan Literasi Keuangan Tahun 2026 di Gedung Dhanapala, Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (9/6/2026).

Tri menilai literasi keuangan merupakan fondasi penting dalam membangun ketahanan keluarga. Dengan pemahaman yang baik, masyarakat tidak hanya mampu mengelola keuangan secara sehat, tetapi juga dapat memanfaatkan layanan keuangan secara optimal dan terhindar dari berbagai risiko keuangan.

Ia juga mengapresiasi meningkatnya tingkat literasi keuangan masyarakat yang tercermin dari semakin banyaknya penggunaan produk dan layanan keuangan. Oleh karena itu, kader PKK diharapkan dapat berperan aktif memperluas edukasi kepada masyarakat.

“Kita diharapkan, Tim Penggerak PKK dan ibu-ibu kader PKK menjadi garda terdepan dalam melakukan edukasi kepada keluarga tentang pengelolaan keuangan rumah tangga, misalnya menabung, investasi, menghindari utang konsumtif, serta melindungi keluarga dari praktik keuangan ilegal seperti pinjaman online ilegal dan investasi bodong,” ujar Tri.

Kader PKK Diharapkan Jadi Agen Edukasi Keuangan

Pada kesempatan tersebut, Tri menyampaikan apresiasi kepada jajaran Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang telah berkolaborasi dalam penyelenggaraan kegiatan edukasi keuangan bagi perempuan.

Ia berharap program serupa dapat diperluas hingga menjangkau kader TP PKK di seluruh Indonesia agar semakin banyak perempuan, khususnya para ibu, memiliki kemampuan mengelola keuangan keluarga secara baik.

“Banyak sekali kader PKK di seluruh Indonesia yang memerlukan edukasi literasi keuangan ini dan pada akhirnya dapat menyampaikan berbagai peluang serta pengetahuan tersebut kepada keluarga maupun lingkungan sekitarnya,” kata Tri.

Ia menegaskan, TP PKK memiliki posisi strategis sebagai agen pembangunan di tingkat keluarga dan masyarakat.

Oleh karena itu, organisasi tersebut dinilai memiliki peran penting dalam menyebarluaskan edukasi keuangan kepada berbagai kelompok dan komunitas.

Untuk memperkuat upaya tersebut, Tri berharap TP PKK dan OJK dapat menjalin kerja sama yang lebih erat melalui penandatanganan nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU).

“Kami PKK yang sudah berdiri selama 54 tahun dan memiliki pengalaman luas dalam mengedukasi masyarakat, mulai dari pembentukan karakter, ketahanan ekonomi, ketahanan pangan, kesehatan, dan berbagai bidang lainnya, sangat mengharapkan dukungan dari OJK. Dengan begitu, kami memiliki silabus yang jelas dan tujuan edukasi keuangan kepada masyarakat dapat tercapai dengan baik,” tandasnya.

Kegiatan Edukasi Keuangan bagi Perempuan tersebut turut dihadiri Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi, Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK Dicky Kartikoyono, jajaran pengurus TP PKK Pusat, serta Ketua TP PKK Provinsi DKI Jakarta Endang Nugrahani Pramono Anung.

Acara tersebut diikuti sekitar 1.000 kader PKK secara luring dan 3.000 kader dari berbagai daerah secara daring sebagai bagian dari upaya meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di kalangan perempuan Indonesia.

iDoPress berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung iDoPress Plus sekarang

Penafian: Artikel ini direproduksi dari media lain. Tujuan pencetakan ulang adalah untuk menyampaikan lebih banyak informasi. Ini tidak berarti bahwa situs web ini setuju dengan pandangannya dan bertanggung jawab atas keasliannya, dan tidak memikul tanggung jawab hukum apa pun. Semua sumber daya di situs ini dikumpulkan di Internet. Tujuan berbagi hanya untuk pembelajaran dan referensi semua orang. Jika ada pelanggaran hak cipta atau kekayaan intelektual, silakan tinggalkan pesan kepada kami.