2026-04-30
HaiPress

JAKARTA, iDoPress - Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) mengatakan, hingga Kamis (29/4/2026), situasi di Kawasan Timur Tengah khususnya di negara-negara teluk terpantau stabil dan tidak terdapat laporan serangan rudal.
“As of 29 April, situasi di Timur Tengah khususnya di negara-negara teluk Bahrain, Kuwait, Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab terpantau berangsur stabil dan kondusif. Tidak terdapat laporan serangan rudal atau drone dalam beberapa hari terakhir,” kata Direktur Pelindungan WNI Kemenlu Heni Hamidah di kantor Kemenlu, Jakarta, Kamis (30/4/2026).
Heni mengatakan, aktivitas publik termasuk ruang udara di Timur Tengah berangsur normal dan sudah dibuka.
Hingga saat ini, tercatat hanya Bandara di Bahrain dan Baghdad di Irak yang masih tertutup untuk penerbangan.
“Namun demikian, kepada para WNI terus diimbau untuk waspada dan menjaga komunikasi dengan perwakilan terdekat,” ujarnya.
Dia juga mengatakan, saat ini, tidak ada lagi Warga Negara Indonesia (WNI) yang tertahan.
Heni menyebutkan, 2.999 WNI telah difasilitasi baik untuk evakuasi maupun repatriasi mandiri.
“Termasuk korban TNI dari UNIFIL. Penanganan dilakukan melalui koordinasi Kemlu dan perwakilan RI dengan maskapai dan pihak terkait. Dan juga memastikan akomodasi dan penanganan para WNI kembali ke Tanah Air dengan aman,” ucap dia.
Sebelumnya, pada Sabtu (4/4/2026), AFP melaporkan bahwa aktivitas pelayaran di Selat Hormuz mulai menunjukkan tanda pemulihan setelah sebelumnya terganggu akibat perang di Timur Tengah.
Beberapa kapal, termasuk milik Perancis dan Jepang, tercatat melintasi jalur strategis tersebut pada Kamis (2/4/2026), berdasarkan data pelacakan Marine Traffic.
Selat Hormuz merupakan jalur vital distribusi minyak dan gas alam cair dunia yang sempat terhambat setelah konflik dipicu serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.
Selain itu, tiga kapal tanker juga melintasi rute alternatif di bagian selatan, mendekati Semenanjung Musandam di Oman, yang menjadi perlintasan pertama dalam hampir tiga minggu menurut laporan Lloyd’s List.
iDoPress berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung iDoPress Plus sekarang